Kembangkan Minat Bakat Siswa, Madrasah Darul Ihsan Gelar Event Festival Seni dan Sastra 2025

Madura, Darul Ihsan | Guna pertajam intelektualitas santri di bidang seni dan sastra, Pondok Pesantren (PP) Darul Ihsan gelar event tahunan yakni Festival Seni dan Sastra (FSS) 2025 ke-VII, acara tersebut dimulai sejak Minggu 26 sampai 29 Januari 2025, bertempat di Auditorium setempat.

Acara tersebut diikuti oleh seluruh santri dari tingkat MTs dan MA. Darul Ihsan. Kegiatan ini tampak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dikarenakan penambahan materi yakni diklat Shot Video, sementara tahun sebelumnya santri difokuskan pada Penulisan Puisi, Seni Acting dan Penulisan Novel. Dalam hal ini, panitia pelaksana juga menghadirkan empat pemateri guna memberikan pelatihan kepada santri yakni, Ahmad Rofiqi mentor Short Video, Lathif Atmaja mentor Seni Akting, Joemawar mentor penulisan Puisi, Suhairi mentor penulisan Novel dan Cerpen.

Fatoni Mafruhan, selaku Ketua Pelaksana dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini adalah event bergengsi yang memberikan kesempatan kepada santri guna mengasah jiwa seni dan sastra yang tertanam pada diri mereka.

“Festival ini bertujuan untuk mempererat hubungan antarbudaya melalui seni dan sastra, serta memberikan ruang bagi seniman untuk mengekspresikan diri,” ujarnya pada samputan pembukaan FSS, Minggu (26/01/2025).

la juga berharap agar peserta festival menyerap ilmu yang disalurkan oleh pemateri, karena menurut Fatoni diklat tersebut merupakan langkah awal terbangunnya skill para santri.

“Mewakili panitia pelaksana, saya berharap agar peserta festival bersunhguh-sungguh menyerap ilmu yang disalurkan oleh pemateri,” tambahnya.

Ust. Hafni Yas Rohiem, Penasihat osis Darul Ihsan, mengapresiasi penuh pelaksanaan festival tahun ini. Menurut beliau, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang eksplorasi bakat santri dalam seni dan sastra, tetapi juga menunjukkan komitmen Pondok Pesantren Darul Ihsan dalam membangun generasi yang kreatif dan intelektual.

“Saya sangat bangga dengan inovasi santri tahun ini, terutama penambahan diklat Shot Video yang relevan dengan perkembangan zaman. Semoga FSS terus menjadi wadah inspirasi dan motivasi bagi para santri untuk berkarya lebih baik lagi,” ujar beliau.

Secara terpisah, Syaiful Anam, tim Darul Ihsan Multimedia (DIM) juga memberikan klarifikasi mengenai festifal bergengsi tersebut, ia menyebutkan bahwa FSS merupakan tempat para santri mengasah skill di bidang seni dan sastra, dan seirama dengan perkembangan zaman. “FSS ini gudangnya para santri yang mencakup seni dan sastra, dan dibuat agenda baru yakni Diklat Shot Video agar relevan dengan perkembangan zaman,” pungkasnya. [Jen]

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *