Darul Ihsan– Semangat kreativitas menyelimuti panggung utama Festival Seni dan Sastra 2026 di Pondok Pesantren Darul Ihsan.
Acara Parade Puisi digelar sebagai wadah bagi para santri dan pelajar untuk mengekspresikan pemikiran dan perasaan mereka melalui bait-bait sastra yang mendalam.
Kegiatan yang merupakan rangkaian dari Festival Seni dan Sastra tahunan ini bertujuan untuk menjaring bakat-bakat muda dalam dunia literasi.
Setelah melalui proses seleksi yang ketat dari ratusan karya yang masuk, terpilihlah 20 besar nominator yang berhak tampil langsung di hadapan dewan juri dan penonton.
Setiap peserta menunjukkan teknik vokal, penghayatan, dan mimik wajah yang memukau, membuat penonton terpaku di tempat duduk mereka.
Ketua panitia Khoirunnasihin menyampaikan bahwa kualitas karya tahun ini mengalami peningkatan signifikan.
“Parade Puisi ini bukan sekadar lomba, melainkan perayaan ide. Kami bangga melihat keberanian para peserta dalam mengolah kata-kata menjadi pesan yang menyentuh hati,” ujarnya.
Ust Hefni selaku koordinator bidang seni dan budaya PP. Darul Ihsan menyampaikan pentingnya seni dan sastra dalam membentuk karakter generasi muda.
“Melalui puisi, para peserta diharapkan tidak hanya mahir secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan emosional dan intelektual yang tinggi”, tandasnya. (Faizi)
