Darul Ihsan– Suasana spektakuler di halaman Pondok Pesantren (PP) Darul Ihsan, Desa Pakamban Daya, Kecamatan Pragaan, saat para santri mementaskan drama puisi dalam rangkaian Festival Seni dan Sastra (FSS), Senin (27/4/2026).
Pertunjukan ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi para audiens yang hadir pada acara tahunan tersebut.
Selain itu, pementasan ini merupakan bentuk ekspresi santri dalam menyampaikan gagasan dan keresahan sosial melalui media yang estetis, dengan perpaduan gerak teatrikal dan intonasi bait-bait puisi yang kuat, para santri berhasil menghidupkan pesan moral di atas panggung.
Ketua Panitia FSS Khoirunnasihin menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun jejaring bakat santri di bidang sastra yang selama ini mungkin terpendam.
“Kami ingin santri juga terampil mengekspresikan gagasan mereka melalui media puisi yang estetis,” ujarnya.
Acara yang diikuti oleh santri tingkat MTs dan MA ini merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk mempertajam intelektualitas santri.
Selain drama puisi, FSS juga menghadirkan berbagai pelatihan literasi, mulai dari teknik penulisan puisi hingga seni peran, dengan menghadirkan pemateri ahli di bidangnya.
Melalui festival ini, Abd Mu’iz kepala MA Darul Ihsan berharap para santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kepekaan rasa dan kemampuan literasi yang mumpuni sebagai bekal di masa depan.
“Melalui (red.harapan) itu, kami berharap santri juga mampu menjadi penggerak literasi,” tukasnya.
Pewarta : Faiz
