Darul Ihsan – Berada di tempat terpencil tidak membuat dirinya putus asa dalam belajar. Zahiratul Mukarramah akhirnya bisa bertalenta dan memiliki segudang prestasi sejak dirinya menjadi santri PP. Darul Ihsan.
Prinsipnya, terus belajar baik secara formal ataupun informal serta tidak memilah disiplin ilmu tertentu. Baginya semua menjadi motivasi untuk bekal masa depannya.
Dara Muda Zahiratul memang berprestasi sejak duduk di bangku RA. AL Ihsan III/ A di bawah naungan PP. Darul Ihsan. Pilihan menjadi siswi tauladan, dara yang selalu ceria dan murah senyum ini terus memantapkan diri dalam menempa ilmu sampai ke jenjang MA. Darul Ihsan.
Keseriusan dalam menuntut ilmu dibuktikan dengan prestasinya, baik di PP. Darul Ihsan sendiri dan yang yang lebih membanggakan ketika dirinya berprestasi di luar pondok sehingga bisa membawa nama baik lembaganya.
Prestasi yang telah dicapai sebagai berikut:
- Lomba: Da’i Da’iyah virtual
Tingkat : sekabupaten sumenep
Juara: 1 - Lomba : Fesdanas (Festival Da’i Nasional)
Tingkat: Nasional
Juara: 80 besar - Lomba : Fesdanas (Festival Da’i Nasional)
Tingkat: Nasional
Juara: 80 besar - Lomba: Da’i yg diselenggarakan oleh HMPS PAI IAIN Madura
Tingkat: SMA/MA se-Madura
Juara: 1 - Lomba: Dakwah yg diselenggarakan oleh (DEMAFAUD) IAIN madura
Tingkat: Jawa Timur
Juara: 2 - Lomba: Orasi Bahasa Indonesia yg diselenggarakan oleh IAIN Madura dalam rangka (HSN)
TINGKAT: SMA/MA se-Madura
Juara: 3 - Winner Duta IPPNU Sumenep dan lain sebagainya.
- Finalis Miss Hijab jawa Timur 2025.
Dengan ketekunannya dalam belajar bisa meraih banyak prestasi serta bakat yang beraneka macam membuat sosok Zahiratul kerap kali menjadi motivasi bagi adik kelasnya disaat maaih menjadi santri di pondok yang diasuh oleh Kiai Helmi Mushaffa tersebut.
Baginya, prinsip hidup itu sederhana. Yakni untuk memberikan manfaatkan bagi orang lain, baik dari yang terdekat seperti keluarga.
Demi menggapai cita-citanya yang gemilang, Zahira, alumni Pondok Pesantren Darul Ihsan angkatan 2025, kini melanjutkan studi di kampus yang baru saja beralih status dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Madura di Kabupaten Pamekasan. (Faiz)
